Kawan...
dengarkan suara lirih dalam kalbu ini
Kau
pernah merasakan rindu?
Rindu
amat menyiksa hati kawan...
Jangan
kau pikir rasa itu hanya untuk sahabat atau kekasih yang kau cinta... tidak
kawan..
Rindu
pun akan terasa pada seseorang yang selalu mengajarimu cara belajar dan
berpikir
Ia
mengajarimu cara meneliti dan menelaah
Ia
mengajarimu memandang dunia lewat dimensi lain
Ia
yang berkata padamu “kenapa kamu nggak bisa!?” saat kau temukan titik lemah
pada tungkakmu
Ia
yang pertama berkata “Selamat” atas titik finish upayamu
Dan di
akhir titik pertemuannya ia yang berkata “Saya akan berdoa untuk kesuksesanmu”
Senyumnya
yang meneduhkan kegelisahanmu
Tutur
lembutnya mendayukan rangkaian emas pesan
Meski
terkadang serasa keras hantaman sikapnya
Ataupun
ketika setajam pedang kata terluapkan... tersimpan lewat tawa renyahnya
Ketahuilah....
ia..
Berharap
kau kan lebih baik darinya
Kini
kawan....
Aku
telah merasakannya....
Kerinduan
mendalam yang tak tahu dengan apa kan tersampaikan
Tak
tahu dengan apa terobati....
Ketika
raga ini tak dapat lagi berjalan dalam didikannya
Aku
merindukanmu
Aku
merindukanmu meski aku tak tahu apakah kau merasakan rasa ini
Aku
begitu merindukanmu
Guruku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar