29 Apr 2014

Rindu




Kawan... dengarkan suara lirih dalam kalbu ini
Kau pernah merasakan rindu?
Rindu amat menyiksa hati kawan...
Jangan kau pikir rasa itu hanya untuk sahabat atau kekasih yang kau cinta... tidak kawan..
Rindu pun akan terasa pada seseorang yang selalu mengajarimu cara belajar dan berpikir
Ia mengajarimu cara meneliti dan menelaah
Ia mengajarimu memandang dunia lewat dimensi lain
Ia yang berkata padamu “kenapa kamu nggak bisa!?” saat kau temukan titik lemah pada tungkakmu
Ia yang pertama berkata “Selamat” atas titik finish upayamu
Dan di akhir titik pertemuannya ia yang berkata “Saya akan berdoa untuk kesuksesanmu”
Senyumnya yang meneduhkan kegelisahanmu
Tutur lembutnya mendayukan rangkaian emas pesan
Meski terkadang serasa keras hantaman sikapnya
Ataupun ketika setajam pedang kata terluapkan... tersimpan lewat tawa renyahnya
Ketahuilah.... ia..
Berharap kau kan lebih baik darinya
Kini kawan....
Aku telah merasakannya....
Kerinduan mendalam yang tak tahu dengan apa kan tersampaikan
Tak tahu dengan apa terobati....
Ketika raga ini tak dapat lagi berjalan dalam didikannya
Aku merindukanmu
Aku merindukanmu meski aku tak tahu apakah kau merasakan rasa ini
Aku begitu merindukanmu
Guruku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar