3 Des 2013

Boneka



 Oleh: Um_Roh

Si mungil masih tetap bersandar berbalut keimutan
Coklat, berbulu, berpita merah dan tersenyum di pojok ruang
Siapapun akan menyapa dan memeluknya tanpa ada bayaran dan beban
Katakanlah begitu jika kau juga manusia normal kawan.
Bulunya yang lembut menebarkan simpati belaian tangan
Ku coba menyukainya
Ku coba memeluknya kawan
Namun ku lihat nanar matanya memeras peluh bercerita pada seraut jahitan hitam mulutnya
Angin pun bersaksi kedipan jujur pada siluet siapapun termasuk kebisuannya
Tak rela jika ia merasakan jiplakan para insan pemain skenario alam
Yang hanya mematung bisu pada siapapun pemegangnya
Meski segenap sempurna berselimut kelembutannya
Hingga mereka dapat melakukan apapun padanya, memanfaatkannya, mencabiknya bahkan melemparnya jika bosan menghampiri
Semua bisa dan mudah dilakukan
Terlebih kepasrahan tetap tersedia bagi si boneka
Itu cerita kecil untukmu kawan
Kau dapat menggenggam kebaikannya, tapi jangan kau pasrahkan pengorbanannya
Karena itulah kisah para insan lemah yang berbalut kesempurnaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar