Oktober-November
Atas
sebuah perintah matahari masih setia menemani
Totalitas
ketaatan, hingga memancarkan sinar terangnya ke penjuru negeri
Menyalurkan
energi panasnya tiap saat
Betapa
indahnya ketaatan itu
Aku iri
padanya
Aku
sungguh tak ingin mengeluh atau memungkariMu
Sungguh
lewatnya Kau pancarkan ribuan nikmat
Lewatnya
Kau penuhi kebutuhan kami
Lewatnya
Kau lancarkan urusan di luar
Sungguh
tak secuil hakku untuk protes ataupun mengeluh
Kali ini
aku hanya ingin menuliskan hatiku untukMu
Aku
memandang negeriku tertutup asap pekat, tak luput dari kehendakMu
Aku
menangis menatap api melahap kekayaan negeriku, tak luput dari kehendakMU
Aku
melihat tetanggaku kekurangan air, tak luput dari kehendakMU
Aku
melihat para binatang kelaparan rumput, tak luput dari kehendakMU
Aku
menatap para petani tak cukup menanam tanaman, tak luput dari kehendakMU
Semua
hanyalah kuasaMu, sungguh Kau ajari kami bersyukur.
Terima
kasih Engkau
Kini
izinkan ku memohon agar Kau mau memerintah hujan tuk datang
Ku mohon
agar Kau mau menngganti tugas matahari sejenak
Bergantian
dengan mendung dan hujan
Aku
memohon padaMu yang Maha Berkuasa
Jika
memang masih kemarau yang Kau kehendaki
Kami
bersyukur tak apa
Hanya
permohonanku, cukupilah kebutuhan air kami
Padamkanlah
api di negeri kami
Usir
asap itu dari tanah kami
Tumbuhkanlah
tanaman untuk kami
ku
mohon....
karena
Engkau Maha Pemberi dan Maha Kasih Sayang
kini
untuk semuanya, aku pasrahkan padaMu
Ya
Tuhanku, Ya Allah..
(Oktober 2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar