Kisah mengesankan ini diceritakan oleh Ibu Nyai
Rokhmawati Syahid dari Rembang Jawa Tengah. Beberapa tahun lalu ketika ia
mengandung 7 bulan anak keduanya yaitu Ning Syafiqah, dokter telah memvonis
bahwa bayi dalam kandungannya sungsang. Berbagai usaha telah dilakukan agar
posisi sang bayi normal, dengan kepala di bawah. Berbagai usaha yang dilakukan
telah membuatnya merasa kelelahan dan kesakitan, tapi posisi bayi tetap dalam
keadaan sungsang. Hal itu mengharuskannya melakukan operasi kelahiran di rumah
sakit. Waktu selanjutnya adalah menjadi sebuah penantian untuk operasi.
Waktu kelahiran tiba, semua persiapan telah siap, mulai dari
penandatangan persetujuan, persiapan para perawat dan keluarga. Hanya saja
masih menunggu kedatangan dokter untuk pelaksanaan operasi. Para perawat
memberikan kata motivasi dan semangat kepadanya yang sedang kesakitan. Pada
saat itu, sang suami Bapak KH. Syahid (Alm.) yang merupakan seorang alim dan
cinta sholawat setia berada di sampingnya. Bapak K. Syahid berpesan: “Tolong
semua yang ada di ruangan ini, mari kita bersholawat bersama-sama!. Tolong
semua kata-kata apapun, dan motivasi apapun diganti dengan sholawat, hingga
proses kelahiran ini selesai. Sekeras apapun, dan sesemangat mungkin”.
Akhirnya semua yang berada di ruang itu serempak
mengucapkan sholawat, dengan berbagai macam ekspresi dan perasaan. Sehingga
ruangan operasi berubah menjadi lautan sholawat membuat suasana terasa mencekam
dan mengharukan. Tak khayal air mata mengalir tanpa adanya perintah. Mengalir
dan terharu.
Belum sampai operasi dilaksanakan, kejadian aneh terjadi. Ibu Rokhmawati merasakan bahwa bayi yang ada di kandungannya bergerak. Setelah diperiksa, ternyata bayi yang mulanya sungsang mendadak menjadi normal dengan posisi kepala di bawah. Hal itu membuat semua yang ada di ruang operasi terkejut dan takjub. Hingga akhirnya diputuskan bahwa operasi batal dilakukan, dan kelahiran dapat dilaksanakan secara normal. Begitulah pertolongan yang Allah berikan karena keutamaan sholawat yang mereka lafadzkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar