6 Feb 2015

Hiasan ke-SUKSES-an



Sobat, aku mau bertanya, apa itu SUKSES?
Banyak orang bilang, “Aku ingin menjadi Sukses”, begitu pun diriku yang secara lantang dari hati terdalam meneriakkannya, meski tak benar-benar kusuarakan secara lugas. Yang kutahu kata-kata itu menggelegar menembus tiap hembusan angin malam hingga siang, dalam jiwaku. Lalu aku pun kembali bertanya “Apa itu sukses?”.
Perspektif orang beda-beda. Cara mereka pun beda-beda untuk mendapatkannya. Kemudian aku mengutip kata-kata dari Albert Einstein, JANGANLAH KAMU JADI ORANG SUKSES, TAPI JADILAH ORANG BERMANFAAT. Aku sedikit setuju dengan kalimat itu, namun dalam pandanganganku aku mencatat dan menggenggamnya, “Aku diciptakan untuk Sukses dan Bermanfaat”. Maka jadilah kata SUKSES dan BERMANFAAT memiliki hubungan erat. Orang dapat dikatakan sukses jika ia dapat bermanfaat bagi orang lain. So... sebaliknya jangan hanya mau bermanfaat tanpa kesuksesan. ^_^
Lalu bagaimana caranya?
Nah ini juga pertanyaan penting. Bagaimana bisa sukses jika tak tahu caranya, atau justru salah cara? Itu repot. Aku mengutip cara seseorang yang menurutku efektif, yakni membiasakan menulis dan melihat. Pertama, tuliskan semua cita-cita, keinginan, mimpimu di sebuah kertas. Tempelkan di tempat sekiranya strategis untuk kamu lihat tiap hari. Tujuannya, tanpa sengaja kamu akan melihat dan membaca tulisan itu, kamu akan hafal dan merasa selalu diingatkan, kalau mimpi-mimpi itu wajib kamu dapatkan. Lama-lama hatimu akan timbul gejolak semangat tinggi untuk berusaha mendapatkannya, dengan sekuat tenaga. Tentu saja. Karena kau pun tak ingin coretan itu terus berada di depanmu, tapi kau ingin coretan itu ada di depanmu dengan tercoret karena kau telah MENDAPATKANNYA. Menarik & memuaskan.
Cara berikutnya sebenarnya banyak, hanya akan ku sebutkan cara lain dengan versiku. Pertama, letakkan foto orang-orang yang kamu sayangi di dinding tempat beajarmu, seperti orang tua, kakek-nenek, guru, adik dan sahabat. Otomatis kamu akan lihat wajah mereka setiap hari. Aku yakin seyakin-yakinnya bahwa kau ingin sekali membahagiakan orang-orang di foto itu. Maka dengan melihat wajah mereka kamu tak aakan ada pilihan, kecuali berusaha keras mencapai mimpimu agar mereka bahagia.
Kedua, saatnya kamu pribadi narsis. Maksudnya? Maksudnya tentu saja hal yang lumrah bahkan menyenangkan memajang foto diri sendiri di kamar pribadi. Ya kan? Ini bisa menjadi sebuah alat jitu. Sampai saat ini berapa pun umurmu, kamu pasti berfoto pada moment-moment berharga dan membanggakan. Misalnya, foto memenangkan lomba, foto jalan-jalan ke luar daerah, dan foto wisuda. Pasanglah foto-foto itu, dan jangan berhenti sampai di situ. Foto dapat menjadi rangsangan foto-fotomu selanjutnya dengan kesuksesan lain yang berbeda. Sehingga nantinya akan ada jajaran foto-foto langkah suksesmu.
Ketiga dan keempat, ini kembali tentang gambar dan tulisan. Pasang foto orang sukses favoritmu. Ketika kamu memandangnya akan timbul perasaan bahwa “Aku ingin sukses seperti dia, bahkan bisa melebihinya”. Terakhir, yang keempat adalah kamu menulis moto hidupmu atau jika tidak, sindiran untuk dirimu. Misalnya: “Aku diciptakan untuk Bermanfaat dan Sukses”, “Kamu orang luar bisa, cerdas & istimewa Umm”, dan “Kamu bukan seorang kalah, tapi pemenang”. Lalu tempelkan di kamarmu. Kalimat-kalimat itu menjadi pendorong untuk lebih maju, semangat & pantang menyerah.
Demikian, semoga kita semua dapat menjadi orang SUKSES & BERMANFAAT. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar