Sobat, aku mau bertanya, apa itu SUKSES?
Banyak orang
bilang, “Aku ingin menjadi Sukses”, begitu pun diriku yang secara lantang dari
hati terdalam meneriakkannya, meski tak benar-benar kusuarakan secara lugas.
Yang kutahu kata-kata itu menggelegar menembus tiap hembusan angin malam hingga
siang, dalam jiwaku. Lalu aku pun kembali bertanya “Apa itu sukses?”.
Perspektif orang
beda-beda. Cara mereka pun beda-beda untuk mendapatkannya. Kemudian aku
mengutip kata-kata dari Albert Einstein, JANGANLAH KAMU JADI ORANG SUKSES, TAPI
JADILAH ORANG BERMANFAAT. Aku sedikit setuju dengan kalimat itu, namun dalam
pandanganganku aku mencatat dan menggenggamnya, “Aku diciptakan untuk Sukses
dan Bermanfaat”. Maka jadilah kata SUKSES dan BERMANFAAT memiliki hubungan
erat. Orang dapat dikatakan sukses jika ia dapat bermanfaat bagi orang lain. So...
sebaliknya jangan hanya mau bermanfaat tanpa kesuksesan. ^_^
Lalu bagaimana
caranya?
Nah ini juga
pertanyaan penting. Bagaimana bisa sukses jika tak tahu caranya, atau justru
salah cara? Itu repot. Aku mengutip cara seseorang yang menurutku efektif,
yakni membiasakan menulis dan melihat. Pertama, tuliskan semua cita-cita,
keinginan, mimpimu di sebuah kertas. Tempelkan di tempat sekiranya strategis
untuk kamu lihat tiap hari. Tujuannya, tanpa sengaja kamu akan melihat dan
membaca tulisan itu, kamu akan hafal dan merasa selalu diingatkan, kalau mimpi-mimpi
itu wajib kamu dapatkan. Lama-lama hatimu akan timbul gejolak semangat tinggi
untuk berusaha mendapatkannya, dengan sekuat tenaga. Tentu saja. Karena kau pun
tak ingin coretan itu terus berada di depanmu, tapi kau ingin coretan itu ada
di depanmu dengan tercoret karena kau telah MENDAPATKANNYA. Menarik &
memuaskan.
Cara berikutnya
sebenarnya banyak, hanya akan ku sebutkan cara lain dengan versiku. Pertama,
letakkan foto orang-orang yang kamu sayangi di dinding tempat beajarmu, seperti
orang tua, kakek-nenek, guru, adik dan sahabat. Otomatis kamu akan lihat wajah
mereka setiap hari. Aku yakin seyakin-yakinnya bahwa kau ingin sekali
membahagiakan orang-orang di foto itu. Maka dengan melihat wajah mereka kamu
tak aakan ada pilihan, kecuali berusaha keras mencapai mimpimu agar mereka
bahagia.
Kedua, saatnya
kamu pribadi narsis. Maksudnya? Maksudnya tentu saja hal yang lumrah bahkan
menyenangkan memajang foto diri sendiri di kamar pribadi. Ya kan? Ini bisa
menjadi sebuah alat jitu. Sampai saat ini berapa pun umurmu, kamu pasti berfoto
pada moment-moment berharga dan membanggakan. Misalnya, foto memenangkan lomba,
foto jalan-jalan ke luar daerah, dan foto wisuda. Pasanglah foto-foto itu, dan
jangan berhenti sampai di situ. Foto dapat menjadi rangsangan foto-fotomu
selanjutnya dengan kesuksesan lain yang berbeda. Sehingga nantinya akan ada
jajaran foto-foto langkah suksesmu.
Ketiga dan
keempat, ini kembali tentang gambar dan tulisan. Pasang foto orang sukses
favoritmu. Ketika kamu memandangnya akan timbul perasaan bahwa “Aku ingin
sukses seperti dia, bahkan bisa melebihinya”. Terakhir, yang keempat adalah
kamu menulis moto hidupmu atau jika tidak, sindiran untuk dirimu. Misalnya:
“Aku diciptakan untuk Bermanfaat dan Sukses”, “Kamu orang luar bisa, cerdas &
istimewa Umm”, dan “Kamu bukan seorang kalah, tapi pemenang”. Lalu tempelkan di
kamarmu. Kalimat-kalimat itu menjadi pendorong untuk lebih maju, semangat &
pantang menyerah.
Demikian, semoga
kita semua dapat menjadi orang SUKSES & BERMANFAAT. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar